Ujian Konservasi di Lahan Basah

menghadapi ujian terberatnya, bagaimana melestarikan fungsi-fungsi ekologis sekaligus mengangkat kesejahteraan nelayan dan petani setempat. Wetland International mengembangkan konservasi bersama masyarakat di lahan basah di Serang.

Fisiologi Tubuh Di Pegunungan

Mendaki gunung adalah perjuangan, perjuangan manusia melawan ketinggian dan segala konsekuensinya. Dengan berubahnya ketinggian tempat, maka kondisi lingkungan pun jelas akan berubah.

Bahaya Tas Plastik Untuk Hutan Indonesia

Tas plastik yang kita dapatkan sehari-hari dari pasar, warung, atau supermarket ternyata bisa berujung panjang, bahkan membahayakan kelestarian hutan kita.

Fungsi Hutan

Hutan merupakan satu ekosistem yang sangat penting di muka bumi ini, dan sangat mempengaruhi proses alam yang berlangsung di bumi kita ini.

Kenapa Harus Hijau??

Apa artinya menjadi Hijau? Apa artinya menjadi aktivis lingkungan atau lingkungan? Mengapa Anda membeli organik?

Dimensi Etika Dalam Berorganisasi

Sebagaimana dikemukakan sebelumnya bahwa etika merupakan cara bergaul atau berperilaku yang baik.

Minggu, 16 Oktober 2016

FUNGSI KOMPAS DAN JENIS JENIS NYA

Kompas

Hasil gambar untuk KOMPAS BIDIK


1. Guna Kompas

Kompas adalah alat penunjuk arah yang digunakan untuk mengetahui arah utara
magnetis. Karena sifat kemagnetannya, jarum kompas akan menunjuk arah utara-selatan
(jika tidak dipengaruhi oleh adanya gaya-gaya magnet lainnya selain magnet bumi).
Tetapi perlu diingat bahwa arah yang ditunjuk oleh jarum kompas tersebut adalah arah
utara magnet bumi, jadi bukan arah utara sebenarnya.
Secara fisik, kompas terdiri atas : a) Badan, yaitu tempat komponen-komponen kompas
lainnya berada; b) Jarum, selalu mengarah ke utara-selatan bagaimanapun posisinya; c)
Skala penunjuk, menunjukkan derajat sistem mata angin.

2. Jenis-Jenis Kompas

dalam suatu perjalanan banyak macam kompas yang dapat
dipakai, pada umumnya dipakai dua jenis kompas, yaitu kompas bidik (misalnya
kompas prisma) dan kompas orienteering (misalnya kompas silva). Kompas bidik
mudah untuk membidik, tetapi dalam pembacaan di peta perlu dilengkapi dengan busur
derajat dan penggaris. Kompas silva kurang akurat jika dipakai untuk membidik, tetapi
banyak membantu dalam pembacaan dan perhitungan di peta. Kompas yang baik pada
ujungnya dilapisi fosfor agar dapat terlihat dalam keadaan gelap.

3. Pemakaian Kompas

kompas dipakai dengan posisi horizontal sesuai dengan arah
garis medan magnet bumi. Dalam memakai kompas, perlu dijauhkan dari pengaruh
benda-benda yang mengandung logam, seperti pisau, golok, karabiner, jam tangan dan
lainnya. Kehadiran benda-benda tersebut akan mempengaruhi jarum kompas sehingga
ketepatannya akan berkurang.

MENGETAHUI KETINGGIAN DI SUATU TEMPAT

Mengetahui Ketinggian Suatu Tempat

Hasil gambar untuk SUHU

Kadangkala kita dihadapkan pada kondisi dimana kita
harus dapat menentukan ketinggian suatu tempat,akan
tetapi kita tidak mempunyai alat untuk menentukan
ketinggian(altimeter), hal itu dapat diatasi dengan cara :

-Lihat terlebih dahulu interval peta, lalu hitung
ketinggian tempat yang ingin kita ketahui, memang ada
rumusan umum interval kontur= 1/2000 skala peta.
tetapim rumus ini tidak selalu benar, beberapa peta
topografi keluaran Direktorat Geologi Bandung aslinya
berskala 1:50.000 (interval kontur 25 m), tetapi kemudian diperbesar menjadi berskala
1:25.000 dengan interval kontur tetap 25 meter.


Pada suatu kondisi tertentu yang mendesak, misalnya SAR gunung hutan, sering kali peta
diperbanyak dengan cara di foto kopi. Untuk itu, interval kontur peta tersebut harus tetap
ditulis. Peta keluaran Bakosurtanal (1:50.000) membuat kontur tebal untuk setiap
kelipatan 250 meter, atau setiap selang 10 kontur. Seri peta keluaran AMS (skala
1:50.000) membuat garis kontur tebal untuk setiap kelipatan 100 meter. peta keluaran
Direktorat Geologi Bandung tidak seragam ketentuan ketebalan garis konturnya. Dengan
demikian tidak ada ketentuan khusus dan seragam untuk penentuan garis kontur tebal.


Bila ketinggian kontur tidak dicantumkan, maka kita harus menghitung ketinggian suatu
tempat dengan cara :
1. Cari 2 titik berdekatan yang harganya tercantum


2. Hitung selisih ketinggian antara kedua titik tersebut. Hitung berapa kontur yang
terdapat antara keduanya (jangan menghitung kontur yang sama harganya bila kedua titik
terpisah oleh lembah).


3. Dengan mengetahui selisih ketinggian kedua titik tersebut dan mengetahui juga jumlah
kontur yang didapat, dapat dihitung berapa interval konturnya (harus merupakan bilangan
bulat).

4. Lihat kontur terdekat dengan salah satu titik ketinggian (bila kontur terdekat itu berada
diatas titik, maka harga kontur itu lebih besar dari titik ketinggian. bila kontur terletak
dibagian bawah, harganya lebih kecil). Hitung harga kontuir terdekat itu yang harus
merupakan kelipatan dari harga interval kontur yang telah diketahui dari no 3. lakukan
perhitungan diatas beberapa kali sampai yakin harga yang didapat untuk setiap kontur
benar. Cantumkan harga beberapa kontur pada peta anda agar mudah mengingatnya.

MENGENAL PETA

Peta 

Secara umum, peta adalah penggambaran dua dimensi(pada bidang datar) keseluruhan atau sebagian dari permukaan bumi yang diproyeksikan dengan perbandingan/skala tertentu. Peta sendiri, kemudian berkembang sesuai dengan kebutuhan dan penggunaannya.Untuk keperluan navigasi darat umumnya digunakan peta topografi. 


Peta Topografi 


Berasal dari bahasa yunani, topos yang berarti tempat dan graphi yang berarti menggambar. Peta topografi memetakan tempat-tempat dipermukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut menjadi bentuk garis-garis kontur, dengan satu garis kontur mewakili satu ketinggian. Walaupun peta topografi memetakan tiap interval ketinggian tertentu, namun disertakan pula berbagai keterangan pula yang akan membantu untuk mengetahui secara lebih jauh mengenai daerah permukaan bumi yang terpetakan tersebut, keterangan-keterangan itu disebut legenda peta. 

Legenda peta antara lain berisi tentang : 
a. Judul Peta 
Judul peta ada dibagian tengah atas. judul peta menyatakan lokasi yang ditunjukkan oleh peta yang bersangkutan, sehingga lokasi yang berbeda akan mempunyai judul yang berbeda pula 

b. Nomor Peta 

Nomor peta biasanya dicantumkan diselah kanan atas peta. Selain sebagai nomor regisrtasi dari badan pembuat, nomor peta juga berguna sebagai petunjuk jika kita memerlukan peta daerah lain disekitar suatu daerah yang terpetakan. Biasanya di bagian bawah disertakan pula lembar derajat yang mencantumkan nomor-nomor peta yang ada disekeliling peta tersebut. 

c. Koordinat Peta 

Koordinat adalah kedudukan suatu titik pada peta. Koordinat ditentukan dengan menggunakan sistem sumbu, yaitu garis-garis yang saling berpotongan tegak lurus. Sistem koordinat yang resmi dipakai ada dua, yaitu : 
1. Koordinat Geografis Sumbu yang digunakan adalah garis bujur (bujur barat dan bujur timur) yang tegak lurus terhadap katulistiwa, dan garis lintang (lintang utara dan lintang selatan) yang sejajar dengan katulistiwa. Koodinat geografis dinyatakan dalam satuan derajat, menit, dan detik. 

2. Koordinat Grid 

Dalam koordinat grid, kedudukan suatu titik dinyatakan dalam ukuran jarak terhadap suatu titik acuan. Untuk wilayah Indonesia, titik acuan nol terdapat disebelah barat Jakarta (60 derajat LU, 68 derajat BT). Garis vertikal diberi nomor urut dari selatan ke utara, sedangkan garis horizontal diberi nomor urut dari barat ke timur. Sistem koordinat mengenal penomoran dengan 6 angka, 8 angka dan 10 angka. Untuk daerah yang luas dipakai penomoran 6 angka, untuk daerah yang lebih sempit digunakan penomoran 8 angka dan 10 angka (biasanya 10 angka dihasilkan oleh GPS). 

d. Kontur 

Kontur adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik yang berketinggian sama dari permukaan laut, sifat-sifat garis kontur adalah : 
1. Satu garis kontur mewakili satu ketinggian tertentu. 
2. Garis kontur berharga lebih rendah mengelilingi garis kontur yang lebih tinggi. 
3. Garis kontur tidak berpotongan dan tidak bercabang. 
4. Interval kontur biasanya 1/2000 kali skala peta. 
5. Rangkaian garis kontur yang rapat menandakan permukaan bumi yang curam/terjal, sebaliknya yang renggang menandakan permukaan bumi yang landai. 
6. Rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf "U" menandakan punggungan gunung. 
7. Rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf "V" terbalik menandakan suatu lembah/jurang. 

e. Skala Peta 

Skala peta adalah perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak horizontal di lapangan. Ada dua macam cara penulisan skala, yaitu : 
1. Skala angka, contoh : 1:25.000 berarti 1 cm jarak dipeta = 25.000 cm (250 m) jarak horizontal di medan sebenarnya. 
2. Skala garis, contoh: berarti tiap bagian sepanjang blok garis mewakili 1 km jarak horizontal. 

f. Legenda Peta 

Legenda peta biasanya disertakan pada bagian bawah peta. Legenda ini memuat simbol-simbol yang dipakai pada peta tersebut, yang penting diketahui : triangulasi, jalan setapak, jalan raya, sungai, pemukiman, ladang, sawah, hutan dan lainnya. Di Indonesia, peta yang umumnya digunakan adalah peta keluaran Direktorat Geologi Bandung, kemudian peta dari Jawatan Topologi, atau yang sering disebut peta AMS (American Map Service) dibuat oleh Amerika dan rata-rata dikeluarkan pada tahun 1960. Peta AMS biasanya berskala 1:50.000 dengan interval kontur (jarak antar kontur) 25 m. Selain itu ada peta keluaran Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional) yang lebih baru, dengan skala 1:50.000 atau 1:25.000 (dengan interval kontur 12,5m). Peta keluaran Bakosurtanal biasanya berwarna. 

g. Tahun Peta 

Peta topografi juga memuat keterangan tentang tahun pembuatan peta tersebut, semakin baru tahun pembuatannya, maka data yang disajikan semakin akurat.

h. Arah Peta 
Yang perlu diperhatikan adalah arah Utara Peta. Cara paling mudah adalah dengan memperhatikan arah huruf-huruf tulisan yang ada pada peta. Arah atas tulisan adalah Arah Utara Peta.Pada bagian bawah peta biasanya juga terdapat petunjuk arah utara yaitu : 
1. Utara sebenarnya/True North : yaitu utara yang mengarah pada kutub utara bumi. 
2. Utara Magnetis/Magnetic North : yaitu utara yang ditunjuk oleh jarum magnetis kompas, dan letaknya tidak tepat di kutub utara bumi. 
3. Utara Peta/Map North : yaitu arah utara yang terdapat pada peta. 

Kutub utara magnetis bumi letaknya tidak bertepatan dengan kutub utara bumi. Karena pengaruh rotasi bumi, letak kutub magnetis bumi bergeser dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, untuk keperluan yang menuntut ketelitian perlu dipertimbambangkan adanya iktilaf(deklinasi) peta, iktilaf magnetis, iktilaf peta magnetis, dan variasi magnetis.


 1. Deklinasi Peta : adalah beda sudut antara sebenarnya dengan utara peta. Ini terjadi karena perataan jarak paralel garis bujur peta bumi menjadi garis koordinat vertikal yang digambarkan pada peta. 

2. Deklinasi Magnetis: Selisih beda sudut utara sebenarnya dengan utara magnetis 
3. Deklinasi Peta magnetis:Selisih besarnya sudut utara peta dengan utara magnetis bumi. 
4. variasi Magnetis:perubahan/pergeseran letak kutub magnetis bumi pertahun.

TEHNIK NAVIGASI HANYA DENGAN MENGGUNAKAN KOMPAS









Ini merupakan pengetahuan yang mudah, dan bisa dikatakan tidak cukup untuk mengadakan perjalanan yang aman di daerah yang tidak dikenal. Hal pertama yang hatus dimengerti adalah ARAH. Utara, Selatan, dan Barat. Perhatikan kompas anda dan pelajari bagaimana sudut Utara merupakan sesuatu yang sangat penting.

Ada banyak macam kompas, ada yang pemakaiannya dengan menempelkan pada peta dan ada juga yang pemakaiannya dengan memempelkan pada ibu jari kita. Kompas ibu jari (kompas bidik) banyak dipakai oleh para orienteer yang selalu bergerak cepat, dan jenis kompas ini yang biasanya normal.


MENGENAL BAGIAN KOMPAS.

Temukan panah yang berwana merah dan hitam, yang disebut juga jarum kompas. Dan dibeberapa jenis kompas lain ada yang berwarna merah dan putih. Tapi itinya, bagian yang merah selalu menunjukan arah magnetik bumi yaitu kutup utara. Hal dasar inilah yang harus dipahami terlebih dahulu. Dan bagaimana caranya jika tujuan kita bukan ke Utara, tapi arah lain? jawabnya simple saja, yaitu pada bagian kompas terdapat bagian yang bisa diputar yang disebut juga rumah kompas. Pada bagian atas sisi dari rumah kompas akan ditemukan skala yang menunjukan angka 0 sampai 360 atau dari 0 samapai 400. Itu semua adalah sudut derajat atau bearing dan kita juga akan menemukan huruf abjad N, S, W dan E yang diartikan sebagai North (Utara), South (Selatan), West (Barat) dan East (Timur). Jika kita hendak menuju kearah diatara dari dua arah diatas, yang dilakukan adalah mengkombinasikannya. Misalnya kita akan menuju kearah diatara Utara dan Barat yaitu Barat Laut: yang dilakukan adalah, temukan sudut barat Laut pada rumah kompas, dan putar rumah kompas sehingga sudut barat Laut berada persis diatas ujung penunjuk arah pada rumah kompas. Peganglah kompas secara datar dengan begitu jarum kompas bisa berputar bebas, kemudian putarlah tubuh dan tangan sehingga bagian utara dari jarum kompas yang berwarna merah menempel sama dengan bagian utara pada rumah kompas. Hati-hati karena bagian ini sangat penting untuk diperhatikan. Jika sudut selatan jarum kompas yang menempel pada utara rumah kompas, maka artinya kita berjalan pada arah berlawanan dari arah yang kita tuju. perhatikan hal ini karena banyak pemula yang melakukan kesalahan pada bagian ini. Jadi selalu perhatikan untuk memastikan posisi kita sudah benar.









Prolem kedua yang kita sebut dengan local magnetic attraction.
Jika kita membawa sesuatu benda yang mengandung besi, hal ini akan memungkinkan terganggunya jarum kompas. Bahkan staple pada peta akan memungkinkan terganggunya jarum kompas. Pastikan tidak adanya hal sejenis diatas disekeliling kompas. Hal lain yang memungkinkan terjadinya gangguan magnetik pada tanah yang disebut juga magnetic deviation, tapi hal ini jarang terjadi. Hal ini akan mungkin terjadi jika kita berada pada wilyah penambangan mineral yang mengandung biji besi. Jika kita sudah yakin pada posisi yang benar, berjalanlah pada arah yang ditunjukan oleh ujung penunjuk arah pada rumah kompas. Untuk menghindari keluar dari jalur, pastikan untuk selalu mengawasi kompas secara kontinyu, katakan saja setiap seratus meter kita cek selalu posisi kompas. Tapi ini kadang cukup melelahkan untuk menunduk terus, jalan keluarnya adalah temukan sesuatu objek yang jelas dan gampang dikenal pada jalur lintasan kita dan pergilah menuju titik tersebut dari sana kemudian lakukan lagi hal yang sama dan jangan sampai menyimpang dari titik koordinat lintasan kita. Tapi hal ini akan lebih penting lagi bila kita mempunyai peta. Ada hal yang harus diperhatikan untuk menghindari menuju arah yang salah, yaitu : Matahari, pada sore hari matahari kira-kira berada di Selatan (atau di Utara pada wilayah sounthern hemisphere), jadi jika anda menuju arah utara dan mendapatkan sinar matahari pada wajah, itu artinya anda harus melakukan penentuan arah lagi.

KAPAN KITA MEMERLUKAN TEHNIK KOMPAS INI?

Jika kita berada dialam terbuka tanpa peta, dan kita tidak tahu berada dimana, tapi kita mengetahui adanya jalan, trail, kali kecil , sungai atau sesuatu yang besar atau panjang yang mudah dikenali jika kita menuju arah yang benar. Dan kita mengetahui arah mana yang harus ditempuh, setidak-tidaknya kira-kira kearah mana. Kemudian yang perlu dilakukan adalah, arahkan penujuk arah pada rumah kompas ke arah yang akan dituju kemudian putarlah rumah kompas sehingga jarum kompas yang berwarna merah menempel sama dengan bagian utara rumah kompas. Ikutilah langkah tersebut diatas, akan tetapi hal ini saja tidak cukup, karena tidak begitu akurat. kita menuju arah yang benar, dan tidak akan berputar-putar, tapi ini merupakan keberuntungankarena kita menemukan titik yang bisa dikenali pada lintasan ini. Karena itulah hal deklinasi tidak dibahas. Karena deklinasi merupakan hal yang berhubungan dengan penggunaan peta. Tapi jika kita bisa mengimajinasikan peta dan tahu apa itu peta, lakukanlah hal tersebut. Tapi rasa kita tidak akan begitu akurat jadi deklinasi tidak membuat sesuatu yang berbeda. Jika kita melakukan perjalanan panjang pada medan yang tidak dikenal, kita harus selalu membawa peta yang baik yang mengambarkan wilayah tujuan kita. Terlebih lagi jika kita meninggalkan jalan setapak, ini akan lebih membuat penggunakan kompas dan peta lebih interaktif, dan pada saat itulah kompas akan mejadi sesuatu yang sangat berharga.

TIPE DARI KOMPAS

Kompas yang baik mempunyai rumah kompas yang berisi cairan, cairan tersebut menahan jarum kompas, sehingga kita tidak harus terlalu memeggang kompas dengan posisi yang betul-betul diam. Hindarilah membeli kompas yang tidak mempunyai cairan dalam rumah kompasnya.
Jarum kompas mempunyai dua warna, jika kompas dipegang rata, bagian merah akan mengarah ke utara dan yang putih kearah selatan. Hal yang menarik adalah adanya nothern dan southern hemisphere kompas. Ini merupakan keharusan karena adanya fakta akan bidang garis magnetik, yang mana tempat terpasangnya jarum kompas, menunjukan sudut bumi pada kutup magnetik utara dan selatan. Pada northern hemisphere bagian ujung utara dari jarum kompas tertarik kearah bawah, dan ujung utara merupakan pengantisipasi keseimbangan jarum kompas. Jika kita menggunakan northern hemisphere kompas, katakan saja Australia, bagian ujung utara magnet akan tertarik kearah bawah dari bidang magnetik, dan juga lebih berat dari pada ujung utara - hal ini membuat jarum kompas terarah dan berpindah pada bagian bawah dari rumah kompas jika compas di pegang horisontal. Kompas yang baik akan bertahan lama. akan tetapi, kadang-kadang ada suatu hal yang tidak beres pada kompas, komponen plastiknya rusak, atau rumah kompasnya bocor. Dalam waktu yang panjang, cairan dalam rumah kompas mungkin akan berubah warna menjadi biru kehijauan. Dan sangat jarang bidang magnetik dari jarum kompas berubah, misalnya ujung utara erubah menjadi ujung selatan.

ADA DUA MACAM KOMPAS ORIENTEERING.

1.BASE PLATE ATAU PROTRACTOR COMPASS

Jenis kompas ini dikembangkan oleh Kjellstrm bersaudara dimasa era perang dunia ke II dan terdiri dari piringan dasar bersegi empat, yand diberi tanda dengan anah panah merah yang menunjukan arah axis, dan rumah kompas yang bisa diputar diberi tanda dengan sudut (360 derajat untuk lingkaran penuh dari keseluruhan dunia, tapi hanya 400 pada beberapa kompas Eropah). Pada bagian dasar dari rumah berputar dari kompas diberi tanda dengan panah dan set garis paralel pada tandah panah tersebut. Sebagai tambahan kadang juga ada tali untuk mengikatkan kompas pada pergelangan tangan, sisi penggaris dengan ukurannya untuk digunakan mengukur jarak pada peta, kaca pembesar untuk membaca peta lebih baik dan contoh dari lingkaran serta segitiga untuk membuat tanda yang digunakan kursus orieentaring pada peta.

2. THUMB COMPASS (kompas jempol)

Pada pertengahan tahun 1980'an, top Swedia orienteer membuat alternatif pada kompas type dasar piringan dengan menipiskan dasar piringannya dan menempatkan strap pada kompas yang nantinya akan dipakai pada ibu jari. Kompas ini dipakai pada ibu jari tangan kiri, yang melekatkannya pada peta. Kelebihan dari system ini adalah peta dan kompas selalu dibaca sebagai satu unit, peta lebih gampang dan lebih cepat diluruskan, ditambah lagi tangan yang satunya bebas, kekurangannya adalah karena kakuratannya membuat agak sulit pada bearing. Kecendrungan pribadi biasanya memutuskan type kompas yang dipakai; pemedang kejuaraan dunia orienteering telah menang dengan menggunakan kedua type kompas diatas.
Ada dua basic skill yang diperlukan oleh orienteer yaitu, Peta Orienting dan Menghitung Bearing.

MENGGUNAKAN KOMPAS UNTUK ORIENTASI PETA

Ini merupakan keahlian yang mudah, dan juga merupakan hal penting pada penggunaan kompas. sbb:

Peganglah peta secara horisontal
Letakan kompas diatas bidang datar peta
Putar peta sampai garis utara pada peta (bisa ditemukan dua garis lurus berujung panah yang menunjukan utara magnetik atau bagian atas dari abjad yang terdapat di peta adalah utara peta) sampai sama dengan utara kompas.
Sekarang peta sudah terorientasi pada medan. Ini membuatnya lebih mudah dibaca

MENGHITUNG BEARING

Setiap arah bisa dinyatakan sebagai sudut yang terhubung dengan utara. Pada militer ini disebut "Azimuth" dan bearing dinyatakan sebagai jumlah derajat. Orienteer menggambil jalan keluar yang gampang, dengan mensetting sudut pada kompasnya dan menjaga jarum kompasnya, dan ini membuat mereka tetap bergerak pada arah yang benar. Instruksi langkah-langkah mudah cara mengeset bearing ada pada dasar kompas type baseplate adalah:

Letakan kompas diatas peta penunjuk arah mengarah kearah tujuan kita.
Putar rumah kompas sehingga tanda panahnya yang terdapat pada dasar plastiknya paralel dengan panah yang tegambar pada peta (pastikan mata anak panahnya mengarah ke utara bukan selatan).
Pisahkan kompas dengan peta dan pengganglah peta didepan kita jadi dengan begitu arah perjalanan kita terbentang didepan kita.
Putarlah tubuh sehingga jarum kompas tepat pada tanda panah didasar rumah kompas.
Pilihlah sebuah objek jelas didepan kita yang terletak dijalur perjalanan kita, ulangi prose ini(cara ini kita bisa memutari rintangan dan tetap berada pada jalur bearing kita).

SEBERAPA PENTINGNYA SEBUAH KOMPAS?
Peralatan yang paling penting yang digunakan pada orienteering adalah otak manusia. Satu peralatan lain yang diijinkan dan digunakan secara general yaitu: Kompas. Kompas sangat berguna sebagai penghitung bearing dan untuk orientasi peta, sehingga membuat peta cocok dengan medan. Tapi mungkin, di hampir banyak area, untuk melakukan sebuah jalur sangat mudah dan efisien tanpa kompas (sebagai pengecualian: akan sangat sulit untuk bernavigasi pada area yang kurang tanda-tanda alamnya tanpa kompas). Hanya kompas yang legal digunakan pada orienteering. Altimeter sangat dilarang dan GPS unit termasuk yang dilarang oleh peraturan. Sudah merupakan pernyataan yang jelas kalau GPS unit sangat berguna dan alat yang sangat menolong, tapi saat dipertanyakan bagaimana bila setiap orienteer mengunakan GPS unit dalam setiap perlombaan? orienteering merupakan hal yang tidak menarik lagi. Bagi pemula dalam orienting, wajib dan perlu mengenal pengetahuan dasar kompas dan piawai dalam membaca peta.

MEMAKAI KOMPAS DALAM SUATU INTERAKSI DENGAN PETA

Ini merupakan pelajaran yang sangat penting, dan harus kita ketahui secara baik. Bila kita menggunakan kompas dan peta, maka akan terasa sekali kegunaan kompas, dan kita akan bisa bernavigasi di medan yang tidak dikenal dengan lebih akurat walaupun tanpa mengikuti jalan setapak. Tapi ini membutuhkan latihan dan pengalaman, disini kita tidak membahas secara khusus mengenai peta, sebab hal tersebut bisa anda dapatkan pada subjek lain di situs ini. Tapi pelajaran ini akan lebih bermafaat jika kita juga mempunyai kemampuan merasakan apa yang dikatakan oleh peta.

Kembali ke pelajaran kompas.
Pada prinsipnya pelajaran ini sama dengan yang sebelumnya, kita akan menggunakan peta untuk mengetahui yang benar dan bukan berdasarkan intuisi kita.

Pegang Peta: Pada contoh kita yang pertama, kita perhatikan peta yang dibuat untuk orintasi, dan ini sangat jelas??? sebenarnya tidak juga, mari kita lihat peta yang kita buat secara fiktif dalam imaginasi kita.

Menuju Titik: Kita akan bergerak dari jalan setapak melintasi titik A ke arah batu di B. Tentu saja untuk membuat metode ini bisa berhasil kita harus tahu betul posisi kita di titik A tersebut. Apa yang kita lakukan? letakan kompas diatas peta sehingga sisi dari kompas ada pada titik A. Sisi tersebut harus kita gunakan, sisi tersebut harus paralel dengan arah dari panah penunjuk arah perjalanan. Dan kemudian tempatkan titik B disuatu tempat disepanjang sisi yang sama, gambarannya seperti itu. Tentu saja, kita bisa menggunakan panah penunjuk arah tersebut, atau satu dari garis paralel, tapi biasanya, lebih mudah menggunakan sisi. Pada titik ini, beberapa instruktor mengatakan bahwa kita harus menggunakan pencil dan menggambarkan garis sepajang arah kita. Tapi sebaiknya jangan, pertama, ini membutuhkan waktu, kedua, jika kita mendapatkan cuaca yang basah, akan membuat rusak peta kita, atau jika berangin, kita mungkin akan kehilangan peta tersebut. Kita harus menyimpan peta (sebaiknya dalam kantong anti air) yang transparan. Dan jika berangin ikatkan pada lengan atau ransel kita. Yang paling penting adalah jika kita menggambarkan terlalu banyak garis pada peta, iniakan membuat kita akan kehilangan hal-hal yang detail pada peta tersebut.

Saatnya untuk berhati-hati: Sisi dari kompas, atau juga panah penunjuk arah, harus mengarah dari titik A ke B. dan lagi, jika kita melkukannya dengan salah, kita akan melangkah kearah yang berlainan dari arah yang seharusnya kita tuju. Jadi selalu periksa lagi, para pemula kadang membuat kesalahan pada point ini.

Jaga dan tempatkan kompas selalu stedy pada peta: Apa yang akan kita lakukan selanjutnya adalah kita harus meluruskan garis orientasi dan panah orientasi dengan garis meridian peta. Garis pada peta menuju Utara, jadi, saat kita meluruskan sisi kompas dengan hati-hati dari A ke B, putar rumah kompas sehingga garis orientasi pada rumah kompas sejajar dengan garis meridien peta. Selama proses ini, jangan perdulikan apa yang terjadi pada jarum kompas. Ada beberapa kesalahan serius yang bisa terjadi disini. Mari kita ambil masalah tersebut dengan mengambil arah lawannya terlebih dahulu. Kita harus benar-benar mengerti dimana utara pada peta, dan benar-benar yakin kalau panah orientasi mengarah kearah utara pada peta. Normalnya, utara adalah bagian atas dari peta. Kesalahan yang mungkin terjadi adalah membiarkan panah orientasi mengarah ke arah selatan dari peta.

Dan kemudian, perhatikan sisi dari kompas: Jika sisinya mengarah sepanjang garis dari A ke B maka saat kita selesai memutar rumah kompas, kita akan mendapatkan kesalahan pada arah kita, dan bisa membuat kita keluar dari jalur. Jika kita yakin menggunakan rumah kompas dengan benar, kita bisa memisahkan kompas dengan peta. Dan sekarang, kita bisa dengan nyata membaca bering dari rumah kompas, dari arah dimana rumah kompas bertemu dengan panah penujuk arah. Yakinkan jika rumah kompas tidak berputar, sebelum kita mencapai titik B. Langkah terakhir adalah sama dengan pelajaran sebelumnya. Pegangalah kompas pada tangan. Dan sekarang kita harus memegannya sedatar mungkin, sehingga jarum kompas bisa bebas berputar. Lalu putarlah tubuh kita sehingga jarum kompas sejajar dengan garis didalam rumah kompas. Kesalahan lagi jika kita membiarkan jarum kompas mengarah ke selatan. Bagian merah dari jarum kompas harus menunjukan arah utara pada rumah kompas, atau kita akan bergerak kearah yang berlawanan.

Saatnya untuk bergerak: Tapi untuk melakukan itu dengan akurasi yang optimal, kita harus melakukannya dengan cara yang special juga. Peganglah kompas ditangan, dengan jarumnya sejajar dengan arah panah orienting, kemudian bidik sasaran sehati-hati mungkin, pada arah menunjuk ke arah dari panah perjalanan. Carilah sesuatu yang bisa dijadikan tanda di medan yang dituju, dan berjalanlah kearah sana. Saat bergerak pastikan bahwa rumah kompas tidak berputar. Jika kita di hutan yang rapat, kita harus selalu mencari arah beberapa kali. Dengan cara ini diharapkan kita bis mencapai titik B dengan selamat. Akan tetapi, kadang-kandang atau sering juga terjadi apa yang disebut dengan magnetic declination.

MENENTUKAN ARAH TANPA KOMPAS
Kita tersesat, benar-benar tersesat. Berdiri disuatu tempat yang tidak kita ketahui, dan kita tidak tahu harus kemana. Kita dalam masalah, hal yang pertama yang harus diingat adalah, Tetap tenang, berpikir rasional, dan kita bisa bertahan dalam waktu lama tanpa makan. Yang kita butuhkan adalah air. Hal yang lebih detail tentang survival ada pada bagian lain dari situs ini. Disini hanya membahas bagaimana menghadapi situasi mencari jalan tanpa kompas. Apa yang kita punya adalah, matahari, bintang, dan alam disekeliling kita. Halaman ini lebih membahas bagian dari northern hemisphere dari bumi, utara sebenarnya 23.5° , akan tetapi metode yang dijelaskan disini juga bisa berlaku di southern hemisphere, tapi dibeberapa tempat mungkin perlu untuk menukar utara jadi selatan agar menjadi benar. Sangat diharapkan agar kita bisa memahaminya.

Sebagai permulaan: Mungkin akan merupakan ide yang bagus untuk mendaki keatas bukit, dan melakukan orientasi pada alam sekeliling. Cobalah untuk mencari tanda-tanda dari kehidupan manusia. Jika tidak menemukan apa-apa, kita harus mencoba menemukan arah yang baik untuk memulai pergerakan. jika kita tidak mempunyai peta, cobalah menggambarnya jika kita bisa memandang medan didepan kita, dan cobalah menandai dimana utara dengan cara menggunakan metode dibawah. Jika kita mempunyai peta, cobalah untuk menentukan dimana kita berada, Ingat, kita tidak harus mendaki lagi bukit yang seharusnya tidak kita daki. Juga kita harus hati-hati untuk tidak mendaki dan memboroskan energi karena kita sudah sangat lelah. Pada saat seperti ini kita seharusnya tetap berada dimana kita berada. Cara mencari perhatian untuk bantuan ada pada bagian survival pada situs ini.
Mari kita mulai dengan metode yang paling akurat:
Pada metode ini sangat dibutuhkan langit dalam keadaan cerah, dan membutuhkan banyak waktu. Salah satu dari keuntungannya adalah kita tidak membutuhkan peralatan apapun. Yang diperlukan hanyalah sebuah tongkat kira-kira dengan panjang 1 meter, dua tongkat kecil atau batu. tongkat lain atau batu yang perlu sedikit diruncingkan dan sesuatu yang bisa dipakai sebagai tali.

Pagi hari, atau paling tidak sebelum siang, trik dimulai: Tancapkan tongkat yang panjang diatas tanah. Dan tanah disekitar tongkat harus datar. Sekarang, kita bisa meletakan salah satu tongkat kecil diatas tanah persis dimana ujung bayangan dari tongkat. Kemudian ikatkan tali pada dasar dari tongkat, dan ikat juga tongkat yang kecil pada masing-masing ujungnya


















sumber : http://kpasavana.blogspot.co.id/

MENGAPA HARUS BERTUALANG ?

Hasil gambar untuk berpetualang
Tetaplah bertualang, karena bagaimanapun juga kita manusia butuh bertualang dalam hidup kita. Karena dengan bertualang, maka sejarah peradaban manusia akan terus berkembang.

Uraian - uraian dalam web ini banyak kajian tentang seputar dunia petualangan termasuk pendakian gunung, hanyalah upaya mengajak Anda semua terutama para penggiat alam bebas untuk turut menilik sudut pandang baru tentang kegiatan mendaki gunung bagi kehidupan.






Tidak perlu mempersoalkan, penting tidaknya mendaki gunung dalam kehidupan manusia. Membicarakan tentang kegiatan alam bebas, seharusnya selalu memakai sudut pandang yang bebeda - beda. Dilihat dari berbagai macam aspek kehidupan manusianya juga.

Para pemikir yang membahas petualangan dan penjelajahandengan meninjau seluruh aspek - aspek itu sangat sulit ditemukan.

Ada yang hanya melihat dari aspek kepentingan politis semata, ada yang melihat dari aspek kejiwaan saja, ada yang melihat dari aspek pendidikan saja, ada yang melihat dari aspek sosial saja, dan lain sebagainya. 

Webblog inipun sebenarnya belum sampai pada keseluruhan aspek tersebut. Karena itu, web ini hanya semacam ajakan untuk mengajak parasahabat alam memasuki arena perdebatan tentang hakikat mendaki gunung yang sebenarnya masih sangat luas untuk dipelajari.

Semoga menjadi semacam inspirasi bagi pembaca dan sahabat alamuntuk turut serta memikirkan tentang hakikat mendaki gunung bagi kehidupan manusia.

Mengapa manusia harus mempertaruhkan nyawa untuk menjelajah gunung, mengapa manusia tak pernah puas menjejakkan kaki di puncak - puncak gunung, atau mengapa manusia harus meninggalkan kenyamanan demi sebuah tantangan yang tak pernah selesai. 

Minggu, 26 Juli 2015

Cara-cara membuat kegiatan atau event

Kalian Pusing mau buat kegiatan? Pernah buat kegiatan tapi tidak sukses? Kali ini kita mau berbagi tips dan trik seputar running an event or project. Bukan hal baru bagi kamu yang senang berorganisasi baik di kampus ataupun lingkungan sekolah, bahkan kalangan komunitas sekalipun, untuk menggarap suatu event. Dengan mengadakan suatu event berarti kamu telah menampilkan sisi kreatif dari eksistensimu, baik personal maupun kelompok. Sebenarnya kesuksesan suatu event garapan kamu bukan di ukur dari total pengunjung, melainkan efek setelah pengunjung menikmati event yang kamu suguhkan.

Baik mari kita bahas satu persatu :

Kenali Event
Berkenalan berarti kamu mencoba untuk mencari tahu. Dalam proses mencari tahu, biasanya kamu akan melakukan analisa. Dalam hal ini analisa yang kamu lakukan adalah analisa tema. Analisa tema merupakan cara untuk mengarahkan kamu menuju konsep apa yang akan kamu tampilkan dalam sebuah event. Ini penting, kenapa? Karena tema dan konsep secara keseluruhan akan mengemas visi dan misi yang mau kamu sampaikan. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan gambaran anggaran dana yang efesien, sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk menjadi tim dan yang pasti target pasar seperti apa yang menjadi sasaran.
Rancang Event
Perancangan suatu event sangatlah penting, sebab ini merupakan pondasi dari suksesnya suatu acara. Rancangan dimulai dari visi dan misi, bentuk kepanitiaan, rancang timeline, anggaran dana, rundown acara, serta waktu dan tempat pelaksanaan.
Visi dan Misi : sesuatu yang sederhana tapi mempunyai dampak besar bagi komitmen setiap anggota tim. Fungsinya agar goals antara penggagas dengan anggota tim sejalan sehingga tidak ada miscommunication selama proses pengerjaan & pelaksanaan.
Bentuk Kepanitiaan : setiap divisi dalam kepanitiaan wajib dijabarkan jobdesc-nya agar setiap anggota tidak kebingungan dalam melakukan peran & tugasnya. Pastikan orang yang berada di setiap divisi sesuai passion yang mereka miliki.
Rancang Timeline : timeline sangat penting untuk mengkontrol progress acara, sudah sampai mana anggota melakukan persiapan sebelum hari H, dan hal apa saja yang menjadi kekurangan. Ini bertujuan untuk melakukan follow up terhadap hasil kerja tim.
Anggaran Dana : baik event sosial ataupun komersil, anggaran dana atau biasa dikenal dengan budgeting sangat dibutuhkan, agar kamu mengetahui gambaran biaya operasional acara yang kamu butuhkan.
Rundown Acara : banyak dari kamu yang berfikir bahwa rundown dipersiapkan pada saat menjelang acara, bukan dari awal persiapan. Ini tidak benar, karena dengan kamu merancang rundown dari awal persiapan, ini akan memudahkan kamu untuk mengarahkan bagaimana sih tampilan acara yang bakal disuguhkan, seperti layout, dekorasi, talent, dan sebagainya.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan : waktu dan tempat dilaksanakan acara juga harus kamu tentukan di awal persiapan. Ini bertujuan agar kamu memiliki persiapan jauh-jauh hari untuk perizinan tempat. Selain itu, penentuan waktu dan tempat haruslah selektif, semua tergantung pada tema dan konsep apa yang ingin kamu tampilkan. Contoh : Hari Pahlawan, pilih tempat bersejarah seperti Taman Makam Pahlawan Bandung, kemudian cari waktu antara sebelum atau sesudah peringatan Hari Pahlawan. Upayakan tidak kurang atau lebih dari satu minggu peringatan.
Pihak yang Terlibat dalam Event
Setelah melakukan poin rancangan event, maka akan memudahkan kamu untuk mengetahui siapa yang akan menjadi sponsorship dan partnership bagi event garapan kamu. Contoh : kamu ingin membuat acara dengan tema “Pasar Kuliner”, maka carilah sponsor yang terkait seperti brand ternama baik itu makanan ataupun minuman. Untuk partnership mungkin kamu bisa mengajak para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) lokal untuk mengisi stand kuliner. Selain itu kamu juga harus menentukan media publikasi mana yang sesuai untuk menjadi partner dalam mempublikasikan event tersebut. Akan tetapi dalam memilih sponsor ataupun partnership, kamu harus selektif dan berhati-hati. Ingat untuk membuat persetujuan di atas kertas (MOU) jika kerjasama telah disepakati, sebab ini sangat penting untuk menghindari kemungkinan salah satu pihak keluar dari tanggung jawab.
Komunikasi Tim
Hal ini juga menjadi perhatian penting dalam menjaga kesehatan kinerja tim. Beberapa hal yang bisa diterapkan, yaitu:
  1. Komunikasi berantai, maksudnya adalah melakukan proses komunikasi sesuai tatanan kepengurusan yang sudah diatur. Jadi komunikasi antara ketua panitia, tidak langsung kepada anggota tim dari setiap divisi melainkan cukup pada coordinator setiap divisi saja. Namun, jika bersifat urgent, hal ini boleh dilakukan.
  2. Mengapresiasi hasil kerja, seperti pujian ataupun motivasi secara regular, sebab setiap orang sebenarnya suka untuk dihargai atas apa yang telah mereka kerjakan.
  3. Komunikasikan setiap pekerjaan yang dilakukan, mau itu perkembangan ataupun kendala agar dapat dibahas secara bersama-sama dalam menemukan solusinya.
  4. Hindari untuk langsung melabeling anggota tim yang tidak produktif dalam bekerja. Empati dan tanyakan terlebih dahulu apa yang menyebabkan dia seperti itu.
  5. Buat grup komunikasi antara tim, seperti grup chat, Gtalk, twitter, blog, dan lain sebagainya. Ini memastikan agar semua anggota mendapatkan informasi yang sama mengenai perkembangan persiapan acara.
Bagaimana sih melihat timbal balik dari kiat ini?
Cara mengetahui event yang kamu garap berhasil atau tidak, ada beberapa hal yang menjadi acuan, diantaranya:
  1. Jumlah pengunjung yang datang. Jika total pengunjung melebihi target yang kamu rencanakan, maka event tersebut tergolong sukses.
  2. Respon pengunjung terhadap event, baik saat acara berlangsung maupun pra-event.
  3. Membuat akun twitter dari event yang kamu garap dan sesuaikan nama akun dengan tema acara.
  4. Membuat kuesioner, ini akan efektif dibeberapa jenis event seperti seminar dan workshop.
  5. Liputan media berita (cetak/visual/audio/online). Semakin banyak media berita yang meliput, berarti event garapan kamu terpublikasi sempurna. 
Tips dan trik di atas hanya sebagian dari sekian banyak hal yang harus kamu lakukan dalam menjalankan suatu event atau project. Semoga informasi ini menjadi tambahan dan pengembangan bagi pengalaman yang pernah kamu lakukan. Still Inspiring!
Sumber : http://nasutionrizky.com/kiat-sukses-membuat-event/

Rabu, 18 Februari 2015

Pengetahuan Dasar Tentang Susur Pantai (SURPAN)

Susur Pantai atau istilah yang kami sebut sebagai SURPAN adalah salah satu kegiatan Ekspedisi dengan hiking yang tidak kalah menarik. Biasanya susur pantai dilakukan untuk meneliti seberapa parah abrasi yang terjadi di wilayah pantai, atau juga dilakukan untuk meneliti keadaan flora dan fauna yang terdapat di daerah pantai. Selain itu susur pantai juga dilakukan sebagai salah satu bentuk aplikasi ekspedisi atau perjalanan jauh yang sudah dilakukan oleh komunitas pecinta alam untuk mendapatkan badge dan Nomor NRP selain itu, susur Pantai tidak kalah menantang dengan kegiatan out door lainnya seperti mountaineering. Yang membedakannya antara lain medannya; gunung / dataran tinggi, dan laut / pantai / dataran rendah; Tingkat kesulitan, sebenarnya sama-sama sulit akan tetapi dalam susur pantai lebih dibutuhkan kemampuan untuk berenang, selain itu dibutuhkan pengetahuan tentang kelautan seperti besar / kecilnya laju angin, arah angin, waktu (berkaitan dengan saat pasang naik dan pasang surut), dan PPGD.

Perlengkapan Susur Pantai :
- Tenda Doom lengkap + Fly sheet
- Nasting lengkap dengan kompor
- Peralatan masak & makan
- Logistik team selama perjalanan
- Matras
- Trash bag / kantung sampah team

Perlengkapan Pribadi :
- Sandal / sepatu trekking
- Pakaian ganti secukupnya
- Kacamata Hitam (untuk menghindari silau matahari)
- Jaket / sweater
- Raincoat / Ponco
- Kaos kaki & Sarung tangan
- Topi
- Payung
- Sun Block
- Alat Pancing (Kalo2 mau bertahan hidup)
- Obat-obatan pribadi yang diperlukan
- Snack & air minum (Usahakan membawa jerigen 5 liter)
- Uang secukupnya
- Kamera / Dokumentasi (boleh digital, HP, atau yang pakek Roll Film)


Jenis Hewan yang sering kita temui di pantai
Beberapa jenis ular berbisa di Indonesia yang memiliki kekuatan bisa/racun untuk membunuh manusia.....

* Ular Laut - Laticuda sp
semua jenis ular laut memiliki racun/bisa kuat yang menyerang syaraf manusia seketika. jenis racun yang dimiliki adalah jenis neurotoxcin atau racun yang menyerang syaraf. gigitan ular laut hanya membutuhkan waktu sekitar 1 - 2 menit saja untuk membunuh manusia. Indonesia tercatat sebanyak 55 jenis ular laut berbagai jenis dan warna dengan sebaran merata di seluruh perairann (laut - samudra). Kebanyakan dari ular laut tinggal di samudra yang dalam. sebagian kecil jenis nya dekata dipantai dan suka sembunyi di karang karang.
Jenis yang paling sering ditemui adalah jenis Laticauda colubrina, berwarna belang putih hitam dan ada pantulan warna biru - ungu jika terkena pantulan sinar matahari.
Laticauda colubrina merupakan ular laut yang bersifat ampibi. bertring proteroglypha atau taring berad di depan, berkepala bulat telur panjang maksimal hingga 2 meter. Ular jenis ini masih mampu bergerak di daratan dengan ciri sisik bawah tubuhnya mash ada. Sedangkan ular laut jenis lain tidak memiliki sisik bagian bawah karena murni hidup di air.
Ciri utama ular laut adalah ekornya yang membentuk dayung dan BERSISIK. untuk membedakan ular laut dengan belut laut adalah dengan mengamati tubuhnya. Ular bersisik. salah satu logika nyata ular tidak takut dengan garam adalah ular laut yang hidup 100% berinteraksi dengan air laut yang mengandung garam.
Para diver tidak perlu kuatir dengan ular ini saat ketemu di laut selaam tidak melukai dan menyakiti. karakter ular ini cukup tenang dan berusaha menghindar selama masih ada ruang untuk menghindari bahaya yang mendekatinya. jangan panik tapi sebaiknya dihindari.
yang sering susur pantai dan maen di tepi pantai harp memperhatikan kawasan karang karang menonjol saat surut atau adanya ular yang terdampar di tepian laut. cenderung lebih berbahay menginjak ular laut didarat daripada handling ular ini di kedalaman.

* Ular King Kobra - Ophiopagus hannah
Ular ini adalah ular berbisa terpanjang di dunia. Panjang optimalnya hingga 6 meter dengan diameter badan mencapai 10 cm !! Saat waspada dan marah mampu berdiri dengan tubuhnya setinggi 1/3 panjang tubuh normalnya, bahkan lebih. pada saat marah, tingkah laku ular ini sangat agresif. tanpa tkut sedikit pun akan menyerang siapa saja yang menrut si ular menjadi ancaman. jangankan menginjak, menyentuh badan atau ekornya dikit aja bakal ditanggapi dengan serangan langsung seketika.
King Kobra TIDAK bisa menyemburkan bisa/racun.
Di Indonesia King Kobra memiliki ciri umum berwarna hitam atau coklat tua. berbisa/racun berjenis haemotoxcin dan neurotoxcin dalam satu paket. sebuah kombinasi racun yang sangat mematikan dan sulit dibendung saat merusak tubuh korban gigitannya. menurut catatan kasus gigitan ular king kobra, kekuatan racunnya dapat membunuh gadjah dewasa dalam waktu 2 jam dan membunuh mampu manusia sekitar 10 - 15 menit saja. Manusia yang terkena ggitan kobra jika tidak ditangani dengan cepat akan mengakibatkan kematian atau cacat tetap.
sebaran ular ini berada di bentangan karst selatan pulau jawa, kalimantan, bukit barisan sumatera, sulawesi dan papua.
Bagi para caver yang akan masuk gua harap memperhatikan bagian entrance dan kawasan senja karena disinilah ular king kobra berteduh atau menunggu mangsanya. makanan utamanya adalah ular.

* Ular Welang - Bungarus candidus
Atau juga disebut dengan ular belang. ciri umum berwarna putih hitam bergelang penuh. kepala berbentuk bulat telur, badan segitiga dan ekor tumpul. warna belangnya penuh melingkari tubuhnya hampir sama dengan ular laut. Termasuk ular setengah perairan dengan habitat di air tawar seperti sungai, sawah, danau, waduk, dll... suka mencari makan malam hari dan memiliki racun neurotoxcin murni yang menghancurkan syaraf kesadaran korban. korban gigitan akan mengalami rasa kantuk yang luar biasa dan akan fatal jika dibiarkan tidur...
Di Indonesia telah tersedia serum gigitan ular ini bernama ABU - anti bisa ular yang harus diinjeksi dengan tepat oleh paramedis. ular welang sangat tenang, tidak agresif. senang mendekati cahaya, jadi hati hati jika berkegiatan dipinggir sungai malam hari menyalakan lampu tenda, petromak dan bahkan cahaya api unggun, akan memancing ular ini untuk mendekat.
makanan utamnya ular setengah perairan, jenis natrix...

* Ular Weling - Bungarus fasciatus
Hampir sama dnegan ular welang namun memiliki ciri khusus yang membedakan dengan kerabat dekatnya itu. weling cenderung lebih kecil, badan bulat gilig dan berekor runcing, warna hitam nya hanya berhenti disamping. Bagian sisik bawah berwarna putih polos, berbeda dengan welang.
Sama sama memiliki racun neurotoxcin kuat dan berbahaya.
luka gigitannya kecil dan cenderung tidak berbekas. penanganan yang salah di awal hanya akan menyebabkan kematian


* Ular Kobra - Naja Spuitatrix
Satu satunya jenis ular yang dapat menyemburkan racunnya. ular kobra jauh lebih kecil ukurannya dengan ular KING kobra diatas. ular kobra panjang maksimal hanya sekitar 180 cm - 200 cm. varian warnanya sangat beragam, ada hitam, coklat tua, coklat muda, merah, abu abu, kuning dan putih...
Leher ular kobra dapat mengembang seperti dengan ular king kobra karena ada tulang rusuk yang menempel di leher untuk menandakan sikap waspada dan marah. semburan ular kobra adalah racun yang di injek secara paksa oleh kelenjar melalui lubang taring depannya (proteroglypha). Racun ular ini sangat kuat mengandung campuran antara neurotoxcin dan haemotoxcin.
Bisa dengan fatal membunuh manusia jika tidak ditangani antara 3 - 6 jam pertama. semburan racun jika kena kulit manusia tidak berbahaya selama kulit tidak terbuka oleh luka. namun sangat fatal jika terkena mata jika penanganan pertamanya salah ....
Kobra mencari makan siang dan malam, tak kenal waktu dengan menu utama tikus.

* Ular Tanah/ular gibug/ular bidudak/bandotan bedor atau Agkistrodon rodhostoma.
berwarna coklat tua - muda yang membentuk sehitiga diamond di bagian punggungnya. ciri khas utamanya berada di bagian kepala ada garis kuning
segitiga yang bertemu di ujung hidungnya. berbisa tinggi memiliki jenis gigi taring solenoglypha atau taring yang memiliki engsel. Bisa ular ini cukup berbahaya karena mengandung racun haemotoxcin yang kuat.
Habitatnya berada di dataran rendah, terestrial dan cukup banyak di temukan di daerah Jawa Barat. makanan utama ular ini adalah tikus sehingga menjadi predator yang baik bagi tikus yang merusak tanaman. mencari makan pada malam hari, nocturnal.
efek gigitannya langsung terasa sesaat setelah racun masuk ke dalam tubuh. bagian gigitan akan mengeras, memutih dan membiru. racun yang mengkontaminasi darah serta daging akan membentuk kristal beku yang cukup berbahaya jika mengalir ke arah jantung.

* Ular Bandotan puspo/ rusel's viper atau Vipera russeli
kemampuan racunnya sama dengan ular tanah dengan ukuran tubuh yang hampir sama juga. sisik ular rusel ini cukup tebal denagn gambar corak diamond dan bulat bulat di tubuh bagian atas serta sampingnya. jika marah mampu mengeluarkan desisan udara yang cukup kuat dan kencang serta membentuk letter S yang dapat melontarkan sebagian tubuhnya ke depan dengan kencang.
ular ini banyak terdapat di jawa timur, seputaran surabaya dan NTT - pulau timor. ular rusell merupakan ular terestrial, hidup didarat dan beraktifitas nocturnal. efek gigitannya sama dengan ular tanah.

* Ular ekor merah, ular bungka dan keluarga trimeresorus
ada beberapa varian keluarga ini antara lain ular hijau ekor merah (Trimeresorus albolabris), ular bangkai laut (Trimeresorus waglery) yang berwarna hijau namun berbintik bintik dan bergaris muda tua, ular viper hidung pipih (Trimeresorus puniceus) yang berwarna coklat tua, ular viper bakau (Trimeresurus purpureomaculatus)  dan beberapa sub species lain.masyarakat jawa barat khususnya di ekitar lereng pegununungan ada yang menyebutnya ular gibuk brahma, ular tanah, dsb.

ciri umum adalah berkepala segitiga. meskipun memiliki corak yang berlainan namun selalu sama di bagian ekornya. ada coretan garis merah/coklat tua di bagian punggung ekor. hidup nocturnal dan memangsa pengerat kecil, burung hingga cecak terbang dan kadal. jika malam hari ular spesies ini akan berjalan jalan di tanah untuk mencari makan. cukup berbahaya jika masuk ke hutan tanpa alas kaki yang tinggi. kalau siang ular ini cenderung berdiam diri di rimbunan pohon, semak atau batang kayu. banyak terdapat di lereng gunung hingga ketinggian 1500 - 2000 mdpl.
jenis bisa yang dimilikinya adalah jenis haemotoxcin, merusak haemoglobin darah manusia. meski tidak berbahaya dan hanya menimbulkan pembengkakan di sekitar luka namun jika pasien dalam kondisi kurang fit dapat menyebabkan penderitaan yang cukup lama.

ANGIN DARAT DAN ANGIN LAUT

Proses terjadinya angin darat dan angin laut disebabkan oleh beda sifat fisis antara permukaan darat dan laut. Yaitu perbedaan sifat antara daratan dan lautan dalam menyerap dan melepaskan energi panas matahari. Daratan menyerap dan melepas energi panas lebih cepat daripada lautan. Periode angin darat dan angin laut adalah harian.

1. Angin laut ( the sea breeze)

Angin laut terjadi ketika pada pagi hingga menjelang sore hari, daratan menyerap energi panas lebih cepat dari lautan sehingga suhu udara di darat lebih panas daripada di laut. Akibatnya udara panas di daratan akan naik dan digantikan udara dingin dari lautan. Maka terjadilah aliran udara dari laut ke darat.

2. Angin darat ( the land breeze)

Angin darat terjadi ketika pada malam hari energi panas yang diserap permukaan bumi sepanjang hari akan dilepaskan lebih cepat oleh daratan (udara dingin). Sementara itu di lautan energi panas sedang dalam proses dilepaskan ke udara. Gerakan konvektif tersebut menyebabkan udara dingin dari daratan bergerak menggantikan udara yang naik di lautan sehingga terjadi aliran udara dari darat ke laut.

Sumber : dari berbagai sumber